5. Mata Selalu Menatap HRD. Pastikan kamu menjawab setiap pertanyaan HRD sambil menatap langsung ke wajah atau ke mata HRD. Hal ini penting untuk diperhatikan baik itu saat wawancara online maupun offline. Kontak mata sangat penting sekali. Pastikan pandangan kamu tidak menatap ke area lain, khususnya saat menjawab pertanyaan dari HRD.
Mungkin, tiap perusahaan memiliki reward yang berbeda, tetapi, setidaknya kamu mendapatkan hak yang semestinya. Menyampaikan kesiapan lembur jika kompensasi sesuai bisa menyelamatkanmu kelak ketika pekerjaan lembur menghadang. 4. Cari tahu budaya lembur perusahaan. Mencari tahu lebih dulu tentang budaya perusahaan akan jauh lebih baik.
Dari pertanyaan ini, HRD bisa tahu apakah ada kelebihan atau kompetensi yang sesuai dengan posisi yang dibuka. Untuk menjawab pertanyaan ini, cobalah kamu cari tahu skill apa yang dibutuhkan untuk mengisi posisi yang kamu lamar, lalu cocokan dengan kelebihan yang kamu miliki. 4. Apa Hobi Kamu?
Nah, setelah mendengar pertanyaan “mengapa kami harus menerima Anda?” di sini lah kesempatan kamu untuk menjelaskan semua hal yang ingin kamu katakan, seperti skill-set, pencapaian mentereng, kesiapan bekerja di tempat baru, hingga cara menjadi pekerja yang sesuai dengan kebutuhan lembaga.
Kalau ada pun, sumbernya hanya dari website dan tidak jelas. Padahal, data sangat penting untuk bisa menunjukkan apakah benar ini sebuah masalahnya atau tidak. Rumusan masalah bisa dapatkan dari banyak cara, yaitu dari observasi langsung ke lapangan, wawancara, penelitian pendahuluan, dan juga studi literatu terhadap jurnal yang jelas. 3.
LEgH.
cara menjawab apakah ada pertanyaan